oleh

Kritikan Fahri Hamzah Soal Pernikahan Kahiyang Ayu dijawab Jokowi

123samsung
1xinfo.netPresiden Joko Widodo atau Jokowi membalas kritikan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah soal pernikahan putrinya, Kahiyang Ayu, dengan Bobby Afif Nasution yang disebut bersifat mewah. Presiden Joko Widodo berkata, nikahan putrinya relatif sederhana, tidak mewah.
“Ya relatif-lah ya yang namanya sederhana. Wong kita ini juga punya hajatannya di kampung, ya kan. Gedung juga gedung sendiri. Catering juga sendiri, panitia juga sendiri,” ujar Presiden Joko Widodo sebagaimana dikutip dari siaran pers Istana Kepresidenan, Selasa, 7 November 2017.
Jokowi merasa bahwa nikahan putrinya tidak jauh berbeda dengan pernikahan-pernikahan pada umumnya. Rangkaian prosesinya pun, menurut dia, tidak ada yang benar-benar istimewa.
“Jadi jangan dibandingkan dengan yang lain-lain. Kita ini hajatannya di kampung, di daerah, jadi ya adanya seperti ini,” ucap Jokowi.
Sebagaimana diketahui, rangkaian prosesi pernikahan Kahiyang dan Bobby pada hari ini dimulai dengan pemasangan bleketepe, siraman, dan sadeyan dawet pihak putri yang bertempat di kediaman pribadi Jokowi.
Sementara prosesi siraman di pihak calon pengantin pria dilakukan pada hari yang sama, tapi di tempat yang berbeda, yakni di Hotel Alila, Solo, Jawa Tengah.
Pada malam harinya, di kediaman pribadi Jokowi digelar prosesi adat serah terima paningset dan midodareni pada pukul 19.00 sampai 21.00 WIB.
Saat yang ditunggu-tunggu, ijab kabul dilakukan pagi hari pada Rabu, 8 November 2017 pukul 09.00-10.15 WIB bertempat di Gedung Graha Saba Buwana, Solo, Jawa Tengah.
Sebelumnya Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah seperti dikutip Antara mengatakan bahwa pernikahan putri Jokowi, Kahiyang Ayu-Bobby Nasution mengkritik jumlah undangan yang mencapai 8.000 orang. Menurut Fahri hal tersebut tak sesuai dengan Surat Edaran Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB)nomor 13 tahun 2014 tentang Gerakan Hidup Sederhana.
“Dulu katanya tidak boleh mengundang lebih dari 400 orang. Katanya dulu revolusi mental, bikin pesta kecil-kecilan saja. Saya mohon maaf ya bukan tidak menghormati adat dan budaya, tapi menurut saya ya sederhana saja,” kata Fahri di Gedung Nusantra II DPR, Jakarta Selasa 7 November 2017.
Situs Judi Online Terpercaya

Komentar

Info Terbaru